<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<noamArticleMetadata version="1.0">
  <journal>
    <title>Journal of Counseling and Psychoeducational Studies</title>
    <issnOnline></issnOnline>
    <issnPrint></issnPrint>
  </journal>
  <article id="4">
    <title><![CDATA[Implementasi Pendekatan Agama dalam Bimbingan Konseling untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa]]></title>
    <abstract><![CDATA[Pendekatan agama dalam bimbingan konseling merupakan salah satu strategi yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan teknik konseling untuk membantu individu mengatasi permasalahan psikologis, sosial, dan emosional. Dalam konteks pendidikan, pendekatan ini semakin relevan karena siswa tidak hanya menghadapi tekanan akademik, tetapi juga tantangan moral dan spiritual yang kompleks. Jurnal ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pendekatan agama diterapkan dalam bimbingan konseling, apa manfaatnya bagi kesejahteraan psikologis siswa, serta tantangan yang dihadapi konselor dalam mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam praktik mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan pengendalian diri, mengurangi tingkat stres, dan menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh pada siswa. Selain itu, teknik seperti refleksi spiritual, zikir, dan ceramah moral memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman diri siswa. Namun, penerapan pendekatan ini membutuhkan kepekaan terhadap keberagaman agama serta pelatihan yang memadai bagi konselor. Dengan dukungan yang tepat, pendekatan agama dapat menjadi metode yang sangat efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah.]]></abstract>
    <doi></doi>
    <publicationDate>2026-04-18</publicationDate>
    <pages>18-22</pages>
    <url>https://jurnal.bkfkipuniba.com/index.php/jcps/article/view/4</url>
    <pdfUrl>https://jurnal.bkfkipuniba.com/index.php/jcps/article/view/4/4</pdfUrl>
    <keywords>
      <keyword><![CDATA[Pendekatan Agama]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Bimbingan Konseling]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Kesejahteraan Psikologis]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Pendidikan]]></keyword>
    </keywords>
    <authors>
      <author>
        <name>Nurwahidah Nurwahidah</name>
        <email>nurwahidah@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Negeri Makassar]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Siska Putri Ayu</name>
        <email>siskaayu@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Negeri Makassar]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
    </authors>
    <references>
      <reference order="1">
        <content><![CDATA[Adhi, N. K. J. (2017). Efektivitas konseling eksistensial humanistik dengan kebermaknaan hidup pada tunanetra. Jurnal Psikologi Mandala, 1(1), 44.]]></content>
      </reference>
      <reference order="2">
        <content><![CDATA[Al Afify, M. F. (2018). Konsep fitrah dalam psikologi Islam. TSAQAFAH, 14(2), 293.]]></content>
      </reference>
      <reference order="3">
        <content><![CDATA[Alwi, S. (2018). Pendekatan dan metode konseling Islami. ITQAN, 9(2), 153.]]></content>
      </reference>
      <reference order="4">
        <content><![CDATA[Anwar, M. F. (2011). Terapi eksistensial humanistik dalam konseling Islam. Holistik, 12(1), 157–175.]]></content>
      </reference>
      <reference order="5">
        <content><![CDATA[Arbayah. (2013). Model pembelajaran humanistik. Dinamika Ilmu, 13(2), 206–207.]]></content>
      </reference>
      <reference order="6">
        <content><![CDATA[Bishop. (1992). Religius Values as Cross-Cultural Issues in Counseling. Counseling and Values, (36), 179-191]]></content>
      </reference>
      <reference order="7">
        <content><![CDATA[Chodijah, S. (2016). Pengantar Bimbingan dan Konseling Pendidikan. Bandung: CV Mimbar Pustaka.]]></content>
      </reference>
      <reference order="8">
        <content><![CDATA[Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Cengage Learning.]]></content>
      </reference>
      <reference order="9">
        <content><![CDATA[Fathurrahman, I. (2020). Agama dan Psikologi: Kontribusi Spiritual untuk Kesehatan Mental. Bogor: Sinergi Media.]]></content>
      </reference>
      <reference order="10">
        <content><![CDATA[Hafidzi, A. (2019). Konsep Toleransi Dan Kematangan Agama Dalam Konflik Beragama Di Masyarakat Indonesia. Potret Pemikiran, 23 (2), 51–61.]]></content>
      </reference>
      <reference order="11">
        <content><![CDATA[Hartono, A. (2021). Spiritualitas dalam Pendidikan: Pendekatan Praktis untuk Konseling. Widya Pustaka.]]></content>
      </reference>
      <reference order="12">
        <content><![CDATA[Hasanah, S. (2021). Kompetensi Konselor dalam Pendekatan Agama untuk Siswa Multikultural. PT Gramedia Pustaka Utama.]]></content>
      </reference>
      <reference order="13">
        <content><![CDATA[Hasna, A. (2019). Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Eksistensial Humanistik Untuk Melatih Penyesuaian Diri Melalui Randai Dari Minangkabau. Jurnal Ilmiah POLYGLOT, 15 (1), 128 – 129.]]></content>
      </reference>
      <reference order="14">
        <content><![CDATA[Koenig, H. G. (1998). Religious beliefs and practices of hospitalized medically ill older adults. International Journal of Geriatric Psychiatry, 13, 213–224.]]></content>
      </reference>
      <reference order="15">
        <content><![CDATA[Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. International Scholarly Research Notices, 2012, Article 278730. https://doi.org/10.5402/2012/278730]]></content>
        <doi>10.5402/2012/278730</doi>
      </reference>
      <reference order="16">
        <content><![CDATA[Khoirina, N. (2018). Pentingnya Pemahaman Nilai – Nilai Budaya Lokal Dalam Pendekatan Konseling Humanistik. Prosding NSBK 2 (1), 266.]]></content>
      </reference>
      <reference order="17">
        <content><![CDATA[Maslow, A. H. (1970). Motivation and Personality. Harper & Row.]]></content>
      </reference>
      <reference order="18">
        <content><![CDATA[Pranajaya, S.A., Firdaus, A., dan Nurdin. (2020). Eksistensial Humanistik Dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam. 3 (1), 27-41]]></content>
      </reference>
      <reference order="19">
        <content><![CDATA[Prasetya, A. M. (2014). Kolerasi Antara Bimbingan Konseling Islam Dan Dakwah. Jurnal ADDIN, 8 (2), 413 – 418.]]></content>
      </reference>
      <reference order="20">
        <content><![CDATA[Rahmat, A. (2020). Integrasi Nilai Agama dalam Pendidikan dan Konseling: Tantangan dan Solusi. Bandung: Alfabeta.]]></content>
      </reference>
      <reference order="21">
        <content><![CDATA[Rassool, G Hussein. 2016. Islamic Counselling an Introduction to Theory and Practice. New York: Routledge]]></content>
      </reference>
      <reference order="22">
        <content><![CDATA[Ridwan, M. (2019). Sensitivitas budaya dalam konseling agama: Pendekatan multidisipliner. Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam, 12(3), 45–60.]]></content>
      </reference>
      <reference order="23">
        <content><![CDATA[Saepulrohim, A. (2016). Manajemen Bimbingan dan Konseling Islam. Bandung: CV. Mimbar Pustaka]]></content>
      </reference>
      <reference order="24">
        <content><![CDATA[Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.]]></content>
      </reference>
      <reference order="25">
        <content><![CDATA[Wijaya, F. (2021). Agama dan spiritual dalam bimbingan konseling. Al-Insan, 2(1), 31–46.]]></content>
      </reference>
      <reference order="26">
        <content><![CDATA[Yusuf, T. A. (2020). Pengaruh konseling agama terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 9(2), 121–134.]]></content>
      </reference>
    </references>
  </article>
</noamArticleMetadata>
